Bismillahirrohmanirrohim............Rumah itu istana bagi penghuninya, bahkan surga. Tentu saja itu hanya sebuah ungkapan, sebab surga itu sendiri tak pernah ada didunia...dari kata "DUNIA"saja bermakna kebalikan dari kemuliaan.
Apa yang terjadi didunia itu sering disebut "masalah". Ya,dunia memang tempat masalah. Tidak seperti diakhirat yang sudah bebas masalah, dalam artian segala masalah telah ditempatkan pada proporsinya masing-masing secara adil. Orang bijak yang menyebut dunia ini adalah medan perjuangan. Perjuangan berarti ujian yang akan mendasari "nilai raport" kelak...di sana".
Atau, ibarat tentara dimedan tempur. Berhadapan dengan "musuh" yang bernama "masalah" dunia itu harus dihadapi secara konstruktif, dan tentunya perlu koordinasi,yang prosesnya dilakukan di pos komando. Pos komando itu akan menjadi tempat yang paling aman dibandingkan dengan tempat-tempat lain diareal perang, tentu tiap personal bisa mengatur segala strategi dibawah komandan.
Nah......teman-teman pasti bertanya-tanya apa hubungannya pos komandan dan rumah itu adalah surga??
Pos komandan itu ya rumah itu sendiri......hiks....hiks......
Kita sebagai manusia didunia ini hanyalah sebagai pejuang.......Harusnya kita memiliki pos komando,yakni rumah yang nyaman untuk kita huni. Bentuknya mungkin tidak tak perlu terlalu indah bagaikan surga impian. Tapi yang paling penting adalah isinya yang menyuasanai rumah itu. " inilah hakikat rumahku surgaku".
Namun manakala "post komando"itu sendiri sudah diserang dan diliputi oleh musuh yang bernama "masalah" itu. Tentu banyak pejuang yang terganggu kondisi mentalitasnya. Mulai yang ringan_seperti mulai kurang nyaman dirumah_sampai yang berat semisal_mencari suasana tentram diluar rumah.
Masih untung bila suasana diluar rumah itu konstruktif dan tak samapai merasadi rumah bak "neraka". Karena ada sebagian orang sampai menyimpang dari garis syar'i dalam berkiprah diluar rumah. Inilah yang lebih berat dari sekedar masalah(musuh). Sebab, ini berarti kekalahan dalam berjuang atau dalam ujian dan berakibat pada "nilai raport" yang kurang memuaskan nantinya. Na'udzubillahimin dzalika!!!!!!!!!!!!!!!1
Maka....,nampak dihamparan medan ini manusia "berkeliaran" diluar pos rumah orang tua yang telah melahirkan dan pernah menumpahkan kasih sayangnya pada kita......Ya....apa mau dikata? bukan niat pihak-pihak tertentu untuk menggali parit diantara rumah dan didalamnya jurang pemisah telah terbentang. Dan tentu saja bukan keinginan kita apalagi orangtuanya. Tidak........!
Yang terjadi hanyalah masalah yang memang menjadi musuh kehidupan. Dan bukankan kita harus menang melawan dunia dan kehidupan agar kita menghadap Allah SWT dengan senyum. Jangan sampai kita bermuka masam pada akhir hidup dan penghujung waktu.
Nah.......berakhirlah tulisan sampai disini, semoga bermanfaat bagi yang membacanya.......wassalam.......
Apa yang terjadi didunia itu sering disebut "masalah". Ya,dunia memang tempat masalah. Tidak seperti diakhirat yang sudah bebas masalah, dalam artian segala masalah telah ditempatkan pada proporsinya masing-masing secara adil. Orang bijak yang menyebut dunia ini adalah medan perjuangan. Perjuangan berarti ujian yang akan mendasari "nilai raport" kelak...di sana".
Atau, ibarat tentara dimedan tempur. Berhadapan dengan "musuh" yang bernama "masalah" dunia itu harus dihadapi secara konstruktif, dan tentunya perlu koordinasi,yang prosesnya dilakukan di pos komando. Pos komando itu akan menjadi tempat yang paling aman dibandingkan dengan tempat-tempat lain diareal perang, tentu tiap personal bisa mengatur segala strategi dibawah komandan.
Nah......teman-teman pasti bertanya-tanya apa hubungannya pos komandan dan rumah itu adalah surga??
Pos komandan itu ya rumah itu sendiri......hiks....hiks......
Kita sebagai manusia didunia ini hanyalah sebagai pejuang.......Harusnya kita memiliki pos komando,yakni rumah yang nyaman untuk kita huni. Bentuknya mungkin tidak tak perlu terlalu indah bagaikan surga impian. Tapi yang paling penting adalah isinya yang menyuasanai rumah itu. " inilah hakikat rumahku surgaku".
Namun manakala "post komando"itu sendiri sudah diserang dan diliputi oleh musuh yang bernama "masalah" itu. Tentu banyak pejuang yang terganggu kondisi mentalitasnya. Mulai yang ringan_seperti mulai kurang nyaman dirumah_sampai yang berat semisal_mencari suasana tentram diluar rumah.
Masih untung bila suasana diluar rumah itu konstruktif dan tak samapai merasadi rumah bak "neraka". Karena ada sebagian orang sampai menyimpang dari garis syar'i dalam berkiprah diluar rumah. Inilah yang lebih berat dari sekedar masalah(musuh). Sebab, ini berarti kekalahan dalam berjuang atau dalam ujian dan berakibat pada "nilai raport" yang kurang memuaskan nantinya. Na'udzubillahimin dzalika!!!!!!!!!!!!!!!1
Maka....,nampak dihamparan medan ini manusia "berkeliaran" diluar pos rumah orang tua yang telah melahirkan dan pernah menumpahkan kasih sayangnya pada kita......Ya....apa mau dikata? bukan niat pihak-pihak tertentu untuk menggali parit diantara rumah dan didalamnya jurang pemisah telah terbentang. Dan tentu saja bukan keinginan kita apalagi orangtuanya. Tidak........!
Yang terjadi hanyalah masalah yang memang menjadi musuh kehidupan. Dan bukankan kita harus menang melawan dunia dan kehidupan agar kita menghadap Allah SWT dengan senyum. Jangan sampai kita bermuka masam pada akhir hidup dan penghujung waktu.
Nah.......berakhirlah tulisan sampai disini, semoga bermanfaat bagi yang membacanya.......wassalam.......
BY...: RINA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar